Selamat Malam :)
Cerita kali ini masih seputar event Nasional ISMAFARSI yang diadakan di Makassar.
Selepas LK Nasional berakhir, agenda kita dilanjutkan dengan Pra Musyawarah Nasional. Pramunas ini merupakan event pertama yang menurut saya lumayan "berat". Ditambah lagi dengan tidak adanya teman berdiskusi, dari komisariat ataupun dari wilayah.
Alhasil, di hari pertama sidang yang alot saya hanya menyimak perdebatan yang terjadi, walaupun sebenarnya banyak hal dalam pikiran yang sangat ingin saya sampaikan. Saya tidak berbicara karena merasa hal itu adalah sesuatu yang menurut saya sepele dan orang lain pun pasti akan memikirkan hal yang sama. Hanya tinggal menunggu hingga orang lain menyuarakan hal tersebut.
Namun sejauh sidang berlangsung, ada beberapa hal yang menurut saya pasti dipikirkan orang lain juga tidak "tersampaikan". Hati saya mulai berontak, saya nggak bisa terus-terusan diam begini saja sampai hari terakhir sidang!
Ya, dan akhirnya pada hari kedua saya mulai bersuara!
Diawali dengan melakukan koreksi terhadap keputusan yang saya anggap janggal dan terlalu cepat diputuskan. Teman-teman tidak menyangka sama sekali saya akan menyampaikan hal itu. Mereka menilai saya sungguh berani menyampaikan pendapat seperti itu dengan suasana yang memang sangat panas. Sidang saat itu memang berlangsung sangat alot. Alhasil, setelah "suara" perdana saya ini, saya pun mula "ketagihan" untuk menyampaikan opini.
Baiklah, teman-teman mungkin tidak semuanya mengerti mengenai hal apa yang saya suarakan atau bahkan yang saya ceritakan :D
*maklum, baru mulai belajar menulis*
Well, yang ingin saya sampaikan cukup sederhana.
Tidak ada alasan untuk tidak menyampaikan pendapat selama itu baik menurut anda. Jangan pernah meremehkan hasil pemikiran anda. Mungkin anda menganggap itu sederhana, namun pada hakikatnya setiap manusia pasti berbeda. Sehingga mungkin ada hal-hal yang anda anggap sederhana namun tidak terpikirkan oleh orang lain.
Itulah gunanya musyawarah agar terjadi proses bertukar pikiran hingga memberikan hasil yang terbaik, karena pemikiran tiap orang tentu berbeda :)
Jangan pernah menganggap remeh orang lain, hingga diri anda sendiri sekalipun. Karena setiap manusia diciptakan dengan kelebihannya masing-masing.
-----------------------------------------------
*sekali lagi terima kasih untuk keluarga baruku, @Pharmacope, yang telah memberikan inspirasi dalam banyak hal :*